;
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Salam kenal, aku Zainoel Arifin Isa'i, penulis dan pengelolah Blog tutorial desain grafis "Belajar Coreldraw".

Blog ini menyajikan ratusan tulisan tutorial berkualitas tentang Desain Grafis, sebagian besar berdasarkan kasus yang dialami pada Indonesia Coreldraw Community (indoCCom). Tutorial ini ditulis hanya bertujuan untuk referensi dan latihan yang praktis dengan menggunakan aplikasi Coreldraw dan Corel Photo-Paint, Jika sampeyan menganggap tutorial pada Blog ini bermanfaat, tularkan pada rekan-rekan yang lain, dan yang terakhir aku ucapkan beribu terima kasih kepada Pakde Blogger yang telah memberi fasilitas yang serba gratis.....

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Selamat Menikmati....





29 August 2014

Membuat Efek Contour Tebal Tipis Pada Objek Kurva Di CorelDRAW

Request salah satu teman di Komunitas Pengguna corelDRAW Indonesia tentang membuat efek Contour tebal tipis, pertanyaannya demikian:

Om mau tanya, kalo buat bayangan kaya gambar di bawah yg ada di tulisan sama tulisan yg agak timbul kedalam itu buat manual apa bisa di otomatiskan maksutnya bisa dari corelnya ? mohon bantuannya ...
gambarnya seperti dibawah ini:


Jawab: 
pada kasus diatas aku buatkan tutorial dengan objek yang mirip dengan aslinya, agar sampeyan jelas langkah untuk membuatnya... karena sudah sering kali kasus seperti ini ditanyakan tapi masih banyak yang kurang mudeng (faham);

1. Ketik hurufnya (jangan tanya nama fontnya apa, karena sampeyan bisa menggunakan font apa saja untuk eksperimen), selanjutnya Break Apart huruf yang telah di ketik tersebut atau cara pintas pijit Ctrl+K di Keyboard, selanjutnya edit menggunakan Shape tool di Toolbox untuk memodifikasi objek, maka jadinya seperti ini;


2. Beri outline dengan klik kanan pada warna hitam di Color Palette, dan klik pada tanda silang untuk menghapus warna pada isi objek, sehingga hasilnya seperti ini;


3. Klik atau pijit tombol Contour di Toolbox, pada Property bar atur seperti yang aku lingkari merah, setelah dianggap cocok hasil contournya, pijit Ctrl+K di keyboard untuk memisah objek efek contour, sehingga hasilnya seperti gambar dibawah ini;


4. Duplicate (gandakan) objek hasil contour dengan Ctrl+D di Keyboard, kemudian geser kesamping sedikit, beri warna merah agar tidak sulit menentukan objek yang sama, kemudian Trim, caranya yaitu seleksi dengan klik objek warna merah yang fungsinya sebagai objek pemotong, kemudian seleksi dengan Shift+klik objek yang warna hitam, objek ini adalah objek yang dipotong (di Trim), selanjutnya pada Property bar pijit tombol Trim;


5. Karena objek pemotong yang warna merah sudah tidak diperlukan lagi maka di Delete, dan objek hasil pemotongan beri warna hitam dengan klik warna hitam pada Color Palette, sehingga hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;


6. Langkah berikutnya, seleksi objek text yang sudah di Convert tadi dan beri warna putih, kemudian lakukan proses seperti langkah nomor 3 yaitu membuat efek Contour, tapi pada Property bar setting seperti gambar dibawah ini, dan hasilnya efek Contour akan sedikit menjorok keluar, dan jangan lupa di Break Apart atau pijit Ctrl+K di keyboard, untuk memisahkan objek efek Contour;


7. Langkah berikutnya adalah seleksi objek hasil Contour diatas, selanjutnya pada Toolbox klik Extrude tool, arahkan mouse pada objek dan klik, tahan, geser (drag) ke samping sedikit dan pada Property Bar pilih jenis Extrude yang aku lingkari merah, dan jangan lupa untuk memisahkan efek tekan Ctrl+K di keyboard;


8. Objek Hasil Extrude tadi di Ungroup (Ctrl+U) kemudian pada Property Bar pijit tombol Weld dan hasilnya objek akan melebur jadi satu objek, seperti terlihat pada gambar dibawah ini, dan untuk menghapus node dan objek line didalam yang dirasa tidak perlu (yang aku lingkari merah) kita menggunakan menu Shape tool di Toolbox;


9. Caranya seleksi node dengan Shape tool perbagian dan tekan tombol Delete di Keyboard untuk membuang garis dan node yang tidak diperlukan, dan untuk mengurangi node yang dirasa tidak diperlukan, bisa secara otomatis yaitu dengan seleksi semua node pada objek dengan Shape tool dan pada Property bar pijit tombol Reduce Nodes;


10. Sehingga hasilnya seperti gambar dibawah ini;


11. Ubah warna sesuai dengan yang kita kehendaki, dengan klik warna pada Color Palette, dan klik kanan untuk merubah warna outline pada Color Palette, kalau untuk menyembunyikan atau membuat outline klik kanan pada pilihan yang ada tanda silang pada bagian atas di Color Palette;


12. Langkah terakhir kita bisa memberi elemen Grunge Splatter, banyak pilihan di internet cari yang vector, dan tempatkan di atas objek yang warna merah maron tersebut dan lakukan perintah PowerClip;

13. Ini adalah gambar setelah di beri background;


Selesai, demikian tutorial untuk membuat efek Contour yang tebal tipis pada objek kurva.. semoga bisa dimengerti dengan jelas... salam vector...




28 August 2014

Tema Desain Kaos Paling Digemari Di Indonesia



Bagi para desainer kaos yang masih kebingungan mencari ide untuk tema desain kaos yang akan disablon, jangan khawatir. Aku akan memberikan 10 tema desain kaos yang paling laku di Indonesia, siapa tau bisa menjadi inspirasi.

Berikut adalah desain sablon kaos yang populer dan relatif laku keras di Indonesia:


1. Replika Kaos Clothing Brand Kelas Dunia

Meskipun melanggar etika desainer kaos, tapi inilah realita yang ada. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kaos-kaos yang menjiplak brand ternama memang laku keras. Tak jarang, replika desain kaos clothing brand berkelas seperti Adidas, Nike, GAP, cK, D&G dan sejenisnya kerap kali kita temukan di berbagai penjuru Indonesia. Namun kita bisa mengakalinya dengan membuat plesetan desain mereka, kita juga bisa mengambil inspirasi dari desain mereka, meskipun hasilnya tidak 100% mirip.


2. Musik dan Musisi Ternama

Fashion dan musik adalah dua hal yang selalu berkaitan dan tak bisa dipisahkan. Terutama anak muda, orang yang menyukai musik bisa dipastikan doyan membeli pernak-pernik termasuk kaos. Kita bisa membuat desain sablon kaos yang bertemakan musisi atau band ternama, sesuai dengan target yang akan kita garap. Contohnya, bila kita ingin meraup pasar penggemar musik reggae, berarti desain sablon kaos yang kita buat berkaitan dengan Bob Marley dan sejenisnya.


3. Sepak Bola

Indonesia termasuk negara dengan supporter sepak bola paling fanatik kedua di Dunia. Dari sepak bola, kita bisa masuk dengan desain original yang kita punya. Tak harus berbentuk jersey atau seragam pemain, kita juga bisa mendesain sablon kaos model T-Shirt bertemakan sepak bola. Klub yang bisa kita buat desainnya pun sangat banyak, mulai dari klub lokal sampai dengan mancanegara.


4. Kartun, Manga atau Anime

Selain menggemari musik, tak sedikit masyarakat (terutama anak muda) Indonesia sangat menggemari kartun dan sejenisnya. Tak ada salahnya jika kita mencoba untuk mendesain sablon kaos yang bertemakan Spongebob, Masha & The Bear, Naruto, SlamDunk dan lain sebagainya. Agar memiliki nilai jual yang berbeda dengan yang lain, kita coba untuk mendesain kaos dengan ciri khas tersendiri yang akan kita tawarkan pada konsumen. Sebagai contoh, kita bisa saja membuat desain kaos Spongebob sedang membunuh Patrick.


5. Kata-Kata Unik dan Agak ‘Nyeleneh’

Tak bisa dipungkiri, desain kaos dengan kata-kata unik dan nyeleneh memang sedang marak. Mulai dari kalangan bawah sampai menengah ke atas, desain kaos yang biasanya simpel ini ternyata mampu menarik pangsa pasar. Berbeda dengan desain kaos yang lain, tema kaos kali ini tak membutuhkan desain yang terlalu rumit. Cukup buat kata-kata yang orisinil, komposisi desain yang pas serta strategi pemasaran yang tepat, kita bisa meraup keuntungan yang lumayan besar.

6. Segala Tentang Hiburan Ala Korea (K-Pop, Drama Korea dan Sebagainya)

Sesekali tak ada ruginya mengamati kaos-kaos yang kerap dipakai praktisi hiburan ala Korea. Mulai dari serial drama, boy band, girl band, ataupun bidang lain. Tak bisa dipungkiri, tema Korea memang sedang ‘meledak’ di kalangan remaja Indonesia, terutama kaum hawa. Cobalah untuk mendesain kaos dengan tema korea, tentunya dengan ciri khas tersendiri.


7. Tokoh atau Karakter Game

Poin ini hampir mirip dengan poin nomor empat. Kita bisa cermati game yang sedang maupun yang pernah laris di Indonesia, kemudian kita mencoba membuat desain kaosnya. Tak sedikit remaja Indonesia yang ‘kecanduan’ game, untuk itu kita bisa memanfaatkan celah ini. Hampir 70% remaja laki-laki di Indonesia suka bermain game. Kaos-kaos bertema game yang laris diantaranya adalah: kaos Point Blank, Counter Strike, DotA, dan lain sebagainya.


8. Komunitas, Hobi dan Minat Bakat Tertentu

Biasanya, orang yang sudah lama berada di dalam suatu komunitas, fanatismenya pun akan menguat dan kita bisa menawarkan desain kaos tentang komunitas mereka. Hal ini tak lain adalah untuk memperkuat status hidup dan eksistensi mereka di khalayak luas. Kita juga bisa membuat desain kaos yang temanya searah dengan visi suatu komunitas. Misalnya dengan membuat kaos WPAP untuk komunitas WPAP, kaos Vector Face untuk komunitas Vector seperti KPCI Atau membuat desain kaos islami untuk komunitas aktifis muslim di Indonesia.


9. Politik dan Nasionalisme

Nah ini yang paling sensitif di antara tema yang lain. Entah mengapa, biasanya kita (masyarakat Indonesia) paling ogah membahas politik. Namun kita bisa memanfaatkan kondisi paradigma masyarakat sekarang dengan membuat desain yang berkaitan dengan politik. Tak harus dengan mendesain kaos yang mengarahkan untuk mendukung suatu parpol, kita bisa saja mendesain kaos yang sifatnya sindiran atau kritik terhadap kondisi politik yang ada. Desain tentang nasionalisme juga lumayan laku di kalangan intelektual dan masyarakat daerah perkotaan.


10. Merchandise Kampus, Daerah atau Lokasi Wisata

Merchandise atau oleh-oleh bisa dibilang merupakan ‘barang wajib’ yang harus dibawa setelah berkunjung ke suatu tempat. Dari sini, kita dapat memanfaatkan peluang. Jika selama ini desain kaos merchandise yang ada selalu mengecewakan dari segi desain, sablon dan bahan, kita bisa ‘masuk’ dengan kelebihan yang dimiliki brand kita.




Situs yang Wajib Dikunjungi Desainer Kaos

Dibawah ini adalah situs di internet yang membahas desain kaos dan segala perniknya secara khusus. Bahkan, disamping sebagai sumber inspirasi kita juga bisa meraup keuntungan dari menjual desain kaos. Berikut adalah situs inspiratif yang wajib dikunjungi oleh desainer kaos:



Design By Humans (DBH)

Situs yang bermarkas di USA ini sejatinya adalah penjual kaos. Uniknya, kaos yang dijual bukan sekedar kaos biasa melainkan kaos yang menjadi pemenang sayembara desain.

Di DBH, selain bisa melihat-lihat desain, kita juga bisa mengikuti sayembaranya. Jika beruntung, kita bisa memenangkan sayembara di situs bergengsi ini dengan hadiah yang lumayan besar.



Threadless

Situs ini hampir serupa dengan DBH. Hanya saja, Threadless lebih meriah dan lebih sering mengupdate desain-desain kaos terbaru. Di Threadless, kita selalu disuguhi desain-desain kaos terbaru dalam rentang harian, bukan per sayembara layaknya DBH.

Harga kaos di Threadless relatif terjangkau, yaitu sekitar 10 sampai 50 Dollar Amerika. Kita juga bisa ikut berjualan dengan menjadi member terlebih dahulu;



Tees Indonesia

Jika ingin menjual desain kaos yang kita buat untuk meraup pangsa pasar Indonesia, inilah tempatnya. Di situs ini, desainer dan calon pembeli bertemu. Desainer diperkenankan untuk menjual desain kaosnya dengan cara membuka toko sendiri dan mengupload desain kaosnya. Tees sebagai pemilik situs dengan senang hati akan memproduksi desain kaos kita. Jadi, kita hanya perlu membuat desain kaos yang keren dan mempromosikannya agar menarik pembeli;

Bagi desainer kaos Indonesia, Tees lebih direkomendasikan ketimbang DBH maupun Threadless. Selain lebih gampang diakses karena asli buatan Indonesia, proses jual beli di Tees juga lebih sederhana (karena menggunakan mata uang rupiah) sehingga mudah dijangkau oleh calon pembeli desain kaos kita;



Kementerian Desain Republik Indonesia (KDRI)

Sama dengan Tees, KDRI ini juga berasal dari Indonesia. Namun KDRI tak hanya menyajikan menu khusus lomba desain kaos. Sesuai dengan namanya, di dalam KDRI terdapat beragam info tentang desain, mulai dari desain logo, film, dan lain-lain. KDRI lebih mengarah ke arah forum desainer. Di situs ini, desainer dan pengunjung bisa saling berinteraksi sesuai dengan fungsi masing-masing.

Kita juga diperkenankan untuk mengikuti sayembara desain kaos dengan cara mengupload karya desain yang kita buat. Kemudian nanti tim penilaian KDRI akan menyeleksi desain kaos yang layak untuk diproduksi dan dijual untuk khalayak umum. Terkadang di sana ada pula sayembara desain kaos yang diselenggarakan perusahaan atau event tertentu yang hadiahnya lumayan untuk penunggu dompet;




25 August 2014

Membuat Efek Blur Pada Tepi Objek Bitmap Di CorelDRAW

Request dari salah satu anggota KPCI yaitu saudara Hadi Akira tentang efek blur di tepi objek bitmap, pertanyaanya sebagai berikut:
fermisi om cara buat seperti di kaos gimana yak? mohon bantuannya ya om
Kasusnya dalam gambar seperti dibawah ini;


Jawab:
Sebenarnya menu efek diatas sudah pernah aku posting beberapa tahun yang lalu, nama fitur-nya Vignette... tapi tidak apa, sekarang dibahas lagi yang lebih jelas fungsinya sesuai dengan kasus teman kita diatas;

Ok.. langkahnya sebagai berikut:

1. Siapkan gambarnya;


2. Siapkan template kaosnya bisa download disini, kalau keadaan nge-Group di Ungroup dulu dengan pijit Ctrl+U di keyboard;


3. Pasang gambar diatas kaos, apabila letak gambar di bawah template kaos, caranya tinggal pijit Shift+PageUp di keyboard untuk memindah posisi di atas kaos;


4. Langkah selanjutnya, gambar desain bitmap dalam keadaan terseleksi (kalau belum ya di klik dulu gambarnya), pada Menu Bar > Bitmaps > pilih Convert To Bitmap...


5. Pada kotak dialog Convert To Bitmap, atur seperti dibawah ini, yang terpenting, beri centang Transparent background dan klik OK;


6. Kemudian masih pada menu Bitmaps > Creative > pilih Vignette...


7. Pada kotak dialog atur sesuai dengan gambar dibawah ini;


8. Maka hasilnya seperti dibawah ini;


9. Agar terlihat kayak kaos sungguhan, seleksi atau klik objek gambar bitmap, kemudian dikeyboard pijit Ctrl+PageDown 1x saja, sehingga akan tampak lumayan kan..?


10. Selesai, demikian salah satu trik tentang efek blur di tepi objek bitmap, kenapa kok salah satu?.. karena sebenarnya banyak trik untuk membuat efek seperti ini.... pingin tau?.. explore saja Corel-nya... suatu saat tanpa disengaja pasti akan menemukan trik yang aneh-aneh.. dan yang penting kalau ada teman yang bertanya tentang CorelDRAW jangan trus diarahkan ke Photoshop.. ya jelas nggak nyambung Bro..!!!

Demikian, salam vector.... MERDEKA ...!!!!




22 August 2014

Cara Menghitung Luas dan Keliling Bidang Datar di CorelDRAW

Pertanyaan dari member KPCI, saudara Adrika Abu Uwais, demikian pertanyaannya:
ASK : agan2 master sekalian, ane mau tanya bisakah menghitung luas area polygon pakai Corel?
Jawab:
emangnya corel itu kalkulator..    tapi bisa, pakai Macros.. (Bahasa Visual Basic nih)... script dibawah ini untuk  Luas dan Keliling semua objek bidang datar, gak cuma polygon..

Dibawah ini adalah contoh perbedaan menggunakan rumus matematika dan menggunakan macros dalam menghitung luas dan keliling objek, setiap objek mempunyai rumus sendiri-sendiri, misal untuk objek polygon, alternatif terbaik membagi objek polygon dalam bentuk beberapa segitiga sesuai dengan banyaknya sudut, kalau menggunakan macros hitung luas dan keliling tinggal pencet tombol yang sudah kita buat sebelumnya, otomatis keluar jumlah luas dan keliling objek;




Untuk memasang macros menghitung luas dan keliling bidang datar caranya sebagai berikut:

1. Copy salah satu script dibawah ini;

Untuk ukuran Centimeter

'Menghitung luas dan keliling bidang datar
Public Sub hitungLuas()
Dim bidang As Shape
Dim Luas As Long
Dim Keliling As Long
ActiveDocument.Unit = cdrCentimeter
Set bidang = ActiveDocument.ActiveShape.Duplicate
bidang.ConvertToCurves
Luas = bidang.Curve.Area
Keliling = bidang.Curve.Length
bidang.Delete
MsgBox "Luas: " & Luas & " cm." & vbCrLf & "Keliling: " & Keliling & " cm.", vbApplicationModal
End Sub

Untuk ukuran Millimeter

'Menghitung luas dan keliling bidang datar
Public Sub hitungLuas()
Dim bidang As Shape
Dim Luas As Long
Dim Keliling As Long
ActiveDocument.Unit = cdrMillimeter
Set bidang = ActiveDocument.ActiveShape.Duplicate
bidang.ConvertToCurves
Luas = bidang.Curve.Area
Keliling = bidang.Curve.Length
bidang.Delete
MsgBox "Luas: " & Luas & " mm." & vbCrLf & "Keliling: " & Keliling & " mm.", vbApplicationModal
End Sub


2. Selanjutnya buka program CorelDRAW, pada Menu Bar > Tools > Macros > klik Macro Editor... atau bisa dengan cara cepat pijit tombol Alt+F11 di keyboard;


3. GlobalMacros (GlobalMacros.gms) > pilih Modules > doubel klik pada CorelMacros;


4. Sehingga muncul GlobalMacros.gms - CorelMacros.gms, selanjutnya Paste-kan script yang tadi kita Copy dibawah script yang sudah ada (yang aku beri tanda panah);


5. Hasilnya akan seperti yang aku beri kotak merah;


5. Kemudian pijit tombol Save GlobalMacros.gms atau cukup dengan pijit tombol Ctrl+S di keyboard;


6. Langkah selanjutnya kita buat tombol baru tentang hitung luas, langkahnya Menu Bar > Tool > Options > Workspace > Customization > Commonds > Appearance dan buat icon tombol baru atau import icon yang ada, setelah selesai, drag atau seret icon ke deretan atau kelompok icon yang lain;


7. Selanjutnya, klik tahan dan seret atau drag ke Standard Bar atau bisa juga ke Property Bar, Setelah selesai proses membuat icon dan proses draging icon klik OK, dan jangan lupa untuk menyimpan perubahan klik Save Settings As Default pada menu Tools;


8. Cara memakainya, misal pada objek Polygon, klik atau seleksi pada objek Polygon yang akan kita ketahui luas dan kelilingnya, kemudian pijit tombol HitungLuas yang telah kita buat tadi;



9. Sehingga luas dan keliling objek bidang datar dalam hal ini objek Polygon bisa kita lihat seperti gambar dibawah ini;



Demikian semoga bermanfaat, salam vector...


Source: KPCI
Created by: @BaniAdams




20 August 2014

Modifikasi Objek Hasil Trace Bitmap Di CorelDRAW

Pertanyaan dari salah satu anggota KPCI saudara Herman Efendi, sebagai berikut;
"Ada pesanan cutting stiker buat mobil bikin ayat kayak gini, kalau ane scan terus bikin ulang pake bezier, kalau menurut member kpcd gimana yang lebih simpel"
Gambarnya seperti di bawah ini, gambar tersebut kayaknya bukan hasil scanner, tapi gambar yang di foto digital kemudian di upload di Komunitas Pengguna CorelDRAW Indonesia, sebenarnya gambar yang melalui proses scanner hasilnya lebih bagus, tapi tidak apalah meskipun gambarnya apa adanya masih bisa bisa di Trace Bitmap.


Kita anggap gambar tersebut adalah hasil scanner.  Langkah-langkahnya sebagai berikut;
1. Croping dulu gambar sesuai dengan kebutuhan menggunakan Crop tool di Toolbox;


2. Seleksi objek dengan klik pada objek, kemudian pada Menu Bar > Bitmaps > klik Convert To Bitmap, pilih Color mode: Grayscale (8-bit);


3. Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;


4. Selanjutnya kita lakukan proses penyelarasan gambar bitmap, masinh pada Menu Bar > Effects > Adjust > pilih Bridhtness/Contrast>Intensity, dan atus pada slider seperti dibawah ini;


5. Sehingga hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;


6. Objek bitmap masih dalam keadaan terpilih. Langkah selanjutnya pada Property Bar pijit tombol Trace Bitmap > pilih Outline Trace > High Quality Image...


7. Pada kotak dialog Power Trace beri tanda centang Remove background dan beri juga tanda centang juga pada Delete original image kemudian klik OK,;


8. Maka pada area halaman kerja objek gambar image tadi sudah berubah menjadi kurva atau gambar vector, kemudian langkah untuk mengedit atau modifikasi dengan menghapus node yang tidak perlu, caranya menggunakan Shape tool di Toolbox, seleksi semua node pada objek kurva dengan cara draging, dan pijit tombol Reduce Nodes pada Property Bar, sehingga node yang tidak perlu akan terhapus;



9. Kemudian masih tetap menu Shape tool, atur atau edit pada outline yang kurang rapi dengan cara mengatur dengan pointer (mouse) pada node-node yang ada;


10. Sehingga hasil akhir seperti gambar dibawah ini, langkah diatas tidak memerlukan waktu lama, tapi sudah menghasilkan kualitas gambar yang cukup baik, jadi kita tidak perlu menggunakan proses tracing secara manual yang memerlukan waktu lama;


11. Dibawah ini adalah hasil dari tracing manual dari saudara Herman Efendi yang memerlukan waktu lama dari siang hingga petang, sayang kan waktu terbuang percuma, padahal kita bisa membuatnya hanya dalam waktu beberapa menit saja;


Demikian tutorial tentang trik tracing otomatis dengan CorelDRAW.. semoga bermanfaat.... salam vector..




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...